Sabtu, 20 April 2013

SEDIKIT KITA AKAN MENGULAS SEJARAH TENTANG MANUSIA PURBA DI INDONESIA

Manusia Purba di Indonesia
            Di Indonesia,fosil manusia purba banyak ditemukan di jawa.Para tokoh peneliti manusia purba,antara lain,Dokter Eugene Dubois yang meneliti di Trinil dan Ny.selenka yang banyak menemukan fosil hewan dan tumbuhan zaman Plestoen Tengah di jawa.Adapun fosil-fosil manusia purba yang ditemukan sebagai berikut.
1.Meganthropus Paleojavanicus
            Meganthropus Paleojavanicus adalah fosil yang pernah di temukan sangiran oleh Von Koenigswald pada tahun 1936 dan 1941,berupa bagian rahang bawah dan tiga buah gigi terdiri atas gigi taring dan dua graham.makanan jenis manusia purba ini adalah tumbuhan.
Ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus sebagai berikut:
a.      Memiliki tulang pipi yang tebal
b.      Memiliki otot rahang yang kuat
c.       Tidak memiliki dagu
d.      Memiliki tonjolan belakang yang tajam
e.      Memiliki tulang kening yang menonjol
f.        Memiliki perawakan yang tegap
g.      Memakan tumbuh-tumbuhan
h.      Hidup berkelompok dan berpindah-pindah

2.Pithecanthropus
            Pithecanthropus artinya manusia kera.fosilnya banyak ditemukan di daerah Trinil(Ngawi),Perning(Mojokerto),Sangiran(Sragen,jawatengah),dan kedungbrubus(Madiun,jawa timur).seoramg peneliti manusia purba Tjokrohandojo berama ahli purba Duyfjes menemukan fosil tengkorak anak di lapisan Pucangan,yakni pada lapisan Plestosen bawah di daerah kepulahgen,sebelah utara perning daerah Mojokerto.Mereka memberikan nama Pithecanthropus Mojokerensis yang merupakan jenis Pithecanthropus paling tua.Jenis Pithecanthropus memiliki ciri-ciri tubuh sebagai berikut:
a.      Memiliki rahang bawah yang kuat
b.      Memiliki tulang pipi yang tebal
c.       Keningnya menonjol
d.      Tulang belakang menonjoldan tajam
e.      Tidak berdagu

Jenis Pithecanthropus ini paling banyak jenisnya ditemukan di Indonesia,di antaranya:
a.      Pithecanthropus Erectus(manusia kera berjalan tegak)
Fosil yang paling terkenal adalah temuan Dr.Eugene Dubois tahun 1890,1891,dan 1892 di Kedung brubus(madiun) dan trinil(ngawi).temuanya berupa rahang bawah,tempurung kepala,tulang paha,serta geraham atas dan bawah.
b.      Pithecanthropus Robustus(manusia kera berahang besar)
Fosilnya ditemukan di sangiran tahun 1939 oleh Weidenreich .Von Koenigswald menyebutnya dengan nama Pithecanthropus Mojokertensis,penemunya pada lapisan Plestosen bawah yang ditemukan di mojokerto antara tahun 1936-1941.Pithecanthropus Mojokertensis artinya manusia kera di mojokerto.
c.       Pithecanthropus Dubuis(manusia kera yang meragukan)
Fosil ini di sangiran pada tahun 1939 oleh Von Koenigswald yang berasal dari laisan Plestosen bawah.
d.      Pithecanthropus Soloensis(manusia kera dari solo)
Ditemukan oleh Von Koenigswald,Oppenoorth,dan Ter haar pada tahun 1931-1933 di ngandong,tepi sungai bengawan solo.Hasil temuanya ini memiliki pernan penting karena menghasilkan suatu seri tengkorak dan tulang kening.

3.HOMO
            Homo artinya manusia,merupakan jenis manusia purba yang paling maju dibandingkan yang lain.ciri-ciri tubuh manusia purba jenis homo sebagai berikut:
a.      Berat badan kira-kira 30 sampai 150 kg.
b.      Volume otaknya lebih dari 1.350 cc.
c.       Peralatanya dari batu dan tulang.
d.      Berjalan tegak.
e.      Muka dan hidung lebar.
f.        Mulut masih menonjol.
Adapun temuan jenis homo sebagai berikut:
a.      Homo wajakensis(manusia dari wajak)
Jenis ini ditemukan di wajak,tulungagung pada tahun 1889 ketika Von Rietschoten menemukan beberapa bagian tengkorak.temuan inikemudian di selidikinoleh Dr.Eugene Dubois yang kemudian disebut homo wajakensis.lapisan asalnya adalah Plestosen atas,termasuk ras Australoid dan bernenek moyang Homo soloensis

b.      Homo soloensis(manusia dari solo)
Pada waktu geologi belanda,C.Ter Haar,melakukan penggalian lapisan tanah di ngandong (Ngawi,jawatimur)bersama,Ir.Oppenorth tahun 1931-1932,mereka menemukan sebelas tengkorak fosil homo soloensis di lapisan plestosen atas yang kemudian diselidiki oleh Von Koenigsawald dan Weidenreich.
c.       Homo sapiens(manusia cerdas)
Homo sapiens berasal dari zaman holosen,bentuk tubuhnya sudah menyerupai manusia sekarang.mereka sudah menggunakan akal dan memiliki sifat seperti yang dimiliki manusia sekarang.

Ada cirri-ciri tubuhnya sebagai berikut:
1.      Volume otaknya antara 1.000 cc-1.200 cc
2.      Tinggi badan antara 130-210 cm
3.      Otot tengkuk mengalami penyusutan
4.      Alat kunyah dan gigi menglami penyusutan
5.      Muka tidak menonjol kedepan
6.      Berdiri dan berjalan tegak
7.      Berdagu dan tulang rahangnya biasa,tidak terlalu kuat
Jenis homo sapiens di dunia terdiri dari subspecies yang sampai sekarang dianggap menurunkan berbagai manusia,yaitu sebagai berikut:
1.      Ras mongoloid,berciri kulit kuning,mata sipit,rambut lurus.ras mongoloid ini menyebar ke asia timur,yakni jepang,china,korea,dan asia tenggara.
2.      Ras kaukasoi,merupakan ras yang berkulit putih,tinggi,rambut lurus,dan hidung mancung.ras ini penyebaranya ke eropa,ad yang ke india utara(ras arya),ada yang ke yahudi(ras semit).dan ada yang menyebar ke arab, turki,dan daerah asua barat lainya.
3.      Ras negroid,memiliki cirri kulit hitam,rambut kriting,bibir tebal.penyebaran ras ini ke Australia(ras aborigin),ke papua(ras papua peduduk asli),dan ke afrika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar