Jumat, 19 April 2013

PENGARUH PERANG DUNIA II DAN PENDUDUK JEPANG DI INDONESIA (sofyan pasmada)

 1.Lahirnya Negara totalitarian
            Negara totalitarian adalah Negara yang menempatkan pemerintah sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.menjlang PERANG DUNIA II,kecenderungan menjadi Negara totalitarian antara lain muncul pada Fasisme Italia,Naziisme Jerman,dan Militerisme Jepang.

a.      Fasisme italia
Dalam PERANG DUNIA I sebenarnya italia termasuk Negara yang menang dalam perang.tetapi keadaan di dalam negerinya sangat buruk.

Pada waktu italia mengalami masa-masa kekacauan pada tahun 1919-1922,Mussolini di luar pemerintahan membentuk pasukan yang disebut “KEMEJA HITAM”.Dengan ini persenjataan yang lengkap,mereka berhasil mengembalikan keamanan di seluruh dunia.Pada masa pemerinthan Mussolini ,italia mendapatkan kemajuan-kemajuan yang sangan signifikasi.Pada tahun 1929,Mussolini berhasil menyelesaikan suatu masalah yang telah lama ditangguhkan penyelesaiannya,yaitu berhubungan dengan paus.

Pada tahun 1935,Mussolini merebut abessinia atau Ethiopia dari kiasar Haille Selassi.tahun 1937,italia menerima dengan baik uluran tangan jerman untuk mengadakan perjanjian persahabatan yang erat.Hubungan ini mengalami kerenggangan katika pada tahun1938 jerman menduduki Austria.Disamping itu,Albania juga direbut oleh Mussolini,Raja Zogu sebagai pemegang tahta di usir dan tahta kerajaan tersebut diberikan kepada Victor Emmanuel,Raja italia pada tahun 1939.

b.      Naziisme Jerman
Pada tahun 1919,di jerman dibentuk Partai Buruh Jerman yang didirikan oleh Adolft Hitler.kemudian di bawah kepemimpinan Hitler,partai yang semula kecil itu berkembang dan namanya di ubah menjadi “National Sozialistiche Deutshe Arbeiter Partei”(NSDAP),yang di singkat Partai Nazi.
Tujuan dan cita-cita Naziisme adalah kejayaan jerman.pada tahun 1933,Partai Nazi mendapat kemenangan sehingga Hitler di angkat sebagai perdana mentri.langkah pertama yang diambil Hitler adalah membersihkan lawan-lawan politiknya dengan alat ”Gestapo atau Polisi rahasia”.pada tahun 1934,presiden jerman Hindenburg meninggal,lalu jabatan presiden dirangkap Hitler.

c.       Militerisme jepang
Seja tahu 1930 an,kalangan militer memegang kendali pemerintahan di jepang.dengan kedisiplinan dan patriotisme Yang cenderung fanatic.jepang segera berkembang menjadi Negara yang kuat.dibawah pemerintahan militer,jepang  disiapkan untuk berperang.hal itu semakin kuat saat Jendral Hideki Tojo menjadi perdana menteri

2. LATAR BELAKANG TERJADINYA PERANG DUNIA II
Latar  belakang PERANG DUNIA II dibedakan menjadi sebab umum dan sebab khusus
a.sebab umum PERANG DUNIA II
1.Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa(LBB)
Liga Bangsa-Bangsa ternyata tidak mampu mencegah pertikaian-pertikaian yang terjadi,khususnya di eropa.
2.Terbentuknya aliansi politik
Menjelang pecahnya Perang Dunia II,eropa terbentuk kembali beberapa aliansi yang saling bermusuhan.
3.Terjadi perlombaan senjata
Konferensi elucutan senjata di Jenewa dan Washington yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan akibat meningkatnya kekuatan tempur yang tidak terkendali telah gagal.
4.Timbul imperialism baru(politik ekonomi)
Beberapa Negara  yang telah berhasil mengatasi krisis poitik dan ekonominya dengan sisitim ekonomi terpimpin,tumbuh menjadi Negara ultranasionalisme yang menjalankan imperialisme gaya baru.
5.Berkembangnya paham nasionalisme yang sempit
Nasionalisme yang sempit dengan dukungan kekuatan militer akan munculkan sikap mendewa-dewakan bangsanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar